17 Jul 2012

Historical Fiction

Halo, Kakak Ilman dan Adik Zaidan...
Bulan Juli memang sudah berjalan 17 hari dan Bunda kelupaan mau nulis tentang pilihan posting bareng BBI di Bulan Juli 2012 ini. Berdasarkan hasil polling yang menang telak, Historical Fiction jadi pilihan. 

Apa itu Historical Fiction? Menurut om Wiki, Historical Fiction itu adalah ....

Historical fiction tells a story that is set in the past. That setting is usually real and drawn from history, and often contains actual historical persons, but the main characters tend to be fictional. Writers of stories in this genre, while penning fiction, attempt to capture the manners and social conditions of the persons or time(s) presented in the story, with due attention paid to period detail and fidelity.[1] Historical fiction is found in books, magazines,[2] art, television programming, film, theater, video games and other media.


Maka, postingan bareng di akhir bulan Juli nanti, haruslah fiksi tapi berlatar belakang sejarah. Ini buku yang sangat menarik, lho! Karena, meski ceritanya fiksi, sejarahnya benar. Tinggal pinter-pinternya penulis aja untuk meramu supaya fiksi ini tampak sangat nyata, di balik keotentikan sejarahnya. 

Terus terang, Bunda baru tertarik baca sejarah sekarang. Gara-gara baca Alvin Ho. Anak sekecil itu senang dengan sejarah Amerika, padahal dia bukan orang asli Amerika. Keturunan Vietnam, kalo nggak salah. Beberapa waktu lalu, Bunda download e-book America's History lewat iTunes. Dulu sekali, waktu SD, SMP atau SMA, Bunda alergi sama yang namanya sejarah. Karena dipaksa untuk menghapal tahun, tanggal, dan seterusnya. Padahal, kalo gurunya pinter mengutak-atik cara mengajarnya, muridnya nggak akan merasa terpaksa harus hapal lalu lupa lagi.

Seandainya saja, waktu Bunda sekolah dulu, pelajaran Sejarah adalah pelajaran yang paling Bunda sukai. Baru-baru ini, Bunda berkhayal. Kalau saja guru Sejarahnya membebaskan murid-muridnya untuk berkreasi dengan pelajaran Sejarah, disuruh bikin proyek yang nggak sama, pasti asyik, deh. Misalnya disuruh bikin komik, bikin cerpen, bikin permainan, atau apa pun itu namanya, berlatar Sejarah. Bunda yakin, mau nggak mau, murid-muridnya pasti jadi baca Sejarah. Cuma ya gitu, deeeeh... Buku pelajaran Sejarah jaman Bunda SD, SMP, SMA, nggak ada yang asik! Bikin tambah malas aja bacanya!

Hahaha... kok jadi curhat. Nah, setelah browsing sana sini, buku bergenre Historical Fiction ini ada banyaaaaaaaaaaaaak banget. Jadi bingung milihnya. Yang sudah Bunda baca dua kali tapi belum Bunda review ada juga. Sekarang, Bunda lagi berusaha selesaikan baca The Reader dengan target sebelum Ramadhan. Soalnya, buku ini termasuk susah dicerna sama Bunda... Huhuhu...

Yah, kita lihat nanti. Apakah buku yang sudah Bunda dua kali baca tapi belum Bunda review yang akan jadi bahan posting bareng nanti atau malah The Reader? Kalo Bunda berhasil selesaikan baca The Reader sebelum Ramadhan, Bunda harus makan-makan! Sebab, Bunda bacanya dalam bahasa Inggris yang susah dicerna. Atau Bunda yang hodob, ya? Hiks...

Doakan saja, deh, Bunda berhasil. Kalo kelar, kan, nanti Bunda bisa baca buku-buku ringan selama bulan Ramadhan... Hehehe... Yang penting tetap produktif dalam membaca dan membuat review. Semangat!

Sun sayang,
~Bunda Peni~
Selasa, 17.07.2012, 11.28 WIB

2 komentar:

  1. bener banget mba,, waktu sekolah, pelajaran sejarah itu ditekankan pada apal atau nggaknya kita sama tanggal2 yang rumit itu.. yah ngga heran kalo pada ngga suka pelajaran sejarah. Padahal kalo dikemas secara bagus, pelajaran sejarah itu mengasyikkan bener. setelah gede, baru deh nyesel kenapa ngga dari dulu belajar sejarah :)

    BalasHapus
  2. iya, mbak anna... beneran nyesel sekarang. ternyata sejarah itu asiiiik >____<

    BalasHapus

tirimikisih udah ninggalin komen di sini... *\(^0^)/*