Tampilkan postingan dengan label Dr. Seuss. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dr. Seuss. Tampilkan semua postingan

7 Apr 2015

[Around the Genres in 30 Days] Think and Wonder, Wonder and Think ~ Little Thing About Dr. Seuss


Halo, Kakak Ilman dan Adik Zaidan...
Sudah pernah dengar ini? Dengerin, deh... Hihihi... Kalo udah pernah, dengerin lagi, dong :P

Seperti yang sudah dijadwalkan di posting yang ini, hari ini Bunda kebagian cerita tentang Dr. Seuss. Seharusnya kemarin, ding. Karena ada masalah, Bunda jadi terpaksa mengulur sehari saja waktu untuk posting ini.



Kenapa Bunda pilih Dr. Seuss? Karena, Bunda suka karya-karya Dr. Seuss yang keren ini! Susah, lho, untuk meneladani kehebatan beliau ini. Huks. Bunda nggak seimajinatif dan sekeren Dr. Seuss.



Nama asli Dr. Seuss adalah Theodor Seuss Geisel, kelahiran 2 Maret 1904 di Springfield, Massachusetts, USA. Lahir dari pasangan Theodor Robert Geisel, seorang brewmaster yang sukses, dan Henrietta Seuss Geisel.

Dr. Seuss adalah seorang kartunis dan penulis. Dr. Seuss adalah nama pena yang kita kenal. Ternyata, Dr. Seuss punya nama pena lain yaitu Theo LeSieg dan Rosetta Stone.

Dr. Seuss memang bukan seorang dokter di bidang medis, tapi karya-karyanya sih, menurut Bunda sih, selalu menjadi obat dan terapi ampuh untuk bersenang-senang. Hihi.

Buku pertamanya adalah And to Think that I Saw It on Mulberry Street yang terbit di tahun 1937.

Di usia 18 tahun, Dr. Seuss meninggalkan rumahnya untuk melanjutkan studinya di Dartmouth College. Sambil belajar di sana, Dr. Seuss menjadi editor in chief majalah humor kampusnya, Jack-O-Lantern. Namun, suatu ketika, dia kedapatan minum alkohol bersama teman-temannya dan didepak dari tim redaksi. Meski begitu, Dr. Seuss tetap berkontribusi di majalah itu dengan nama pena "Seuss".
Seselesainya belajar di Dartmouth College, Dr. Seuss melanjutkan studinya di Oxford University - Inggris, dengan niat ingin menjadi profesor. Di sana, dia bertemu dengan Helen Palmer. Mereka kemudian menikah dan Dr. Seuss tidak menyelesaikan studinya di Oxford. Merekapun pulang ke Amerika.

Sekembalinya ke Amerika, Dr. Seuss memfokuskan dirinya untuk menjadi seorang kartunis full-time. Karyanya di bidang kartun dan artikel banyak diterbitkan di sejumlah majalah, di antaranya LIFE dan Vanity Fair. 
Salah satu kartun yang diterbitkan di bulan Juli 1927 di The Saturday Evening Post, di mana pertama kalinya dia menggunakan nama "Seuss", membuatnya menjadi bagian dari tim redaksi surat kabar mingguan New York, Judge. Setelahnya, dia bekerja di Standard Oil bagian advertising, selama 15 tahun. Iklan karyanya untuk Flit, salah satu produk insektisida, menjadi sangat terkenal. 

Viking Press pernah mengontraknya untuk menjadi ilustrator buku anak-anak. Sayangnya, penjualan buku-buku ini buruk. Hal ini membuat Dr. Seuss serius menekuni bidang children literature. Buku pertamanya tadi itu, And to Think That I Saw It on Mulberry Street, ternyata pernah ditolak sampai 27 kali oleh berbagai penerbit, hingga akhirnya diterbitkan oleh Vanguard Press. WOW!
Selama Perang Dunia II, Dr. Seuss berkontribusi di majalah PM Magazine. Tentu saja, karyanya seputaran kartun politis. Kurang lebih 400 kartun dibuatnya dalam kurun waktu dua tahun. Dr. Seuss kemudian bergabung dengan Signal Corps milik Frank Capra, membuat film animasi pelatihan dan menggambar poster propaganda untuk Treasury Department and the War Production Board, ketika merasa terlalu tua untuk mengerjakan kartun yang berhubungan dengan perang, di tahun 1942.

Setelah perang berakhir, Dr. Seuss membeli sebuah observation tower tua di daerah La Jola, California. Dari sanalah karya-karya Dr. Seuss lahir selama bertahun-tahun berikutnya. 

Di tahun 1954, Houghton Mifflin dan Random House memintanya untuk menulis buku untuk anak-anak pemula dengan menggunakan 220 kata. Hasilnya adalah The Cat in the Hat yang terbit di tahun 1957 dan oleh seorang kritikus disebut-sebut sebagai karyanya yang sangat mengagumkan.
Keberhasilan The Cat in the Hat membuat Dr. Seuss memiliki tempat di children's literature.
Menjelang akhir hayatnya, Dr. Seuss menderita kanker mulut, yang kemudian membuatnya harus beristirahat selamanya pada tanggal 24 September 1991, di usianya yang ke-87. 
Empat tahun setelah kepergiannya, San Diego's University Library Building berganti nama menjadi Geisel Library, pada tanggal 1 Desember 1995, untuk menghormati Geisel dan Audrey (istri kedua Dr. Seuss setelah Helen meninggal karena sakit pada tahun 1967) atas kontribusi mereka pada perpustakaan dan kecintaan mereka terhadap dunia literasi.

Di tahun 2002, Dr. Seuss National Memorial Sculpture Garden dibuka di tanah kelahirannya di Springfield, Massachusetts. Di sana banyak patung-patung Dr. Seuss dan karakter-karakter karyanya.

ARGH! Kita harus ke sana, nih, Kak, Dek! Huhuhuhuhuhu....

Masih ada banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak lagi penghargaan untuk Dr. Seuss seperti dimasukkannya Dr. Seuss ke California Hall of Fame, tanggal 28 Mei 2008, oleh gubernur California pada masa itu, Arnold Schwarzenegger, dan masih banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak lagi.

Ini jadi mimpi Bunda untuk bisa menginjakkan kaki di tanah kelahiran Dr. Seuss dan juga tempatnya berkarya.

Ini adalah karya-karya Dr. Seuss. Banyak buku yang kita belum punya... hiks hiks
AH! Ada banyak sekali quote keren. Sayangnya, cuma bisa tampil beberapa di sini, yang termasuk fave Bunda...




Quote manakah favoritmu? 

Website asik Dr. Seuss bisa diakses di sini, lho!

Oke. Sampai ketemu di postingan berikutnya. Pantengin terus, karena akan ada giveaway buat pembaca blog ini dalam rangka ultah BBI ^_^

Referensi:
Biografi Dr. Seuss
Dr. Seuss di Wikipedia
Seussville



Love you both, cheers! xoxo,



Terusin baca - [Around the Genres in 30 Days] Think and Wonder, Wonder and Think ~ Little Thing About Dr. Seuss

30 Jul 2013

[Posting Bareng BBI Bulan Juli 2013] There's a Wocket in My Pocket - Dr. Seuss

Source


source

Judul: There's a Wocket in My Pocket - Dr. Seuss' Book of Ridiculous Rhymes
Penulis: Dr. Seuss
Diterbitkan oleh Random House, 1974
ISBN: 0-679-88283-9
ISBN13: 978-0679-882-831
HARDCOVER
36 halaman, ukuran buku saku
Status: PUNYA, beli seken di Lulu

 

A host of inventive creatures help beginning readers recognize many common "household" words. (kata Goodreads)


Halo, Kakak Ilman dan Adik Zaidan...
Whoaaaa! Akhirnya, Bunda "berhasil" juga ikut posting bareng BBI di tahun 2013 ini setelah beberapa bulan "lolos". Soalnya, temanya agak "enteng" yang ini. Posting bareng buku anak. Meski latar belakangnya buku favorit sewaktu anak-anak dulu, nggak menggoyahkan buat Bunda tetep posting, meski pas Bunda kecil dulu, Bunda sama sekali nggak kenal Dr. Seuss :D

Jujur, Bunda tahu Dr. Seuss karena bergabung dengan BBI. Dari sana kan Bunda jadi sering lihat-lihat buku apa aja yang ditawarin buat nitip beli atau ada yang jual seken. Pertama kali tahu Dr. Seuss dari cerita The Cat in the Hat (nanti Bunda tulis review bukunya yang udah Bunda baca) di sebuah situs PBS. Karena penasaran, kenapa The Cat in the Hat - Dr. Seuss ini dibuat film kartun dan sampai ada gamenya di situs itu, akhirnya Bunda mulai mencari buku-buku Dr. Seuss. 

Sampai akhirnya, Bunda ketemu buku yang satu ini! Bunda langsung gedebuk in lap sama buku ini! Ridiculous rhymes-nya beneran ridiculous! T.O.P banget, dah! Hahaha... rhyming-nya pas banget! Dan beliau, Dr. Seuss ini, created karakter-karakter yang nyambung dengan benda-benda yang ada di dalam rumah, sekaligus sifat masing-masing dari mereka. Meski maksudnya menemukan sesuatu yang berima, Bunda menemukan satu sisi kehebatan dari "ridiculous rhyme" ini. Anak belajar kata! 

Misalnya aja, dibuat karakter Bofa yang duduk di Sofa. Di sana digambarin Bofa ini suka baca dan ga peduli sama kita yang pencilakan di sekitarnya. Tetep aja asik baca. 

Bunda tahu, sebagian besar anak-anak di luar negeri punya teman khayalan dengan berbagai bentuk. Nah, karakter teman khayalan yang di-create oleh Dr. Seuss ini, rata-rata berbulu. Cocok lah ama karakter-karakter di Monster Inc. Nyaman, empuk, nggak bikin anak-anak takut. Mestinya, sih.
Nah, entah, deh, kalo anak-anak Indonesia punya teman khayalan, bakalan kayak apa, ya? Kok, kalo dari cerita temen Bunda, yang semasa kecilnya suka ada yang ngikutin, penampakan mereka seram gitu. Hiiyyy! >_< 
Semoga kalian nggak pernah punya teman khayalan yang menyeramkan!
Bunda pernah punya teman khayalan? Nggak, sih. Paling Bunda membayangkan lagi ngobrol sama teman-teman Bunda aja. Seperti itulah. :D

Terus, karakter apa yang paling Bunda suka di buku ini? Cuma tiga. Tiganyanya nyata banget bikin nyaman kalo tidur #eh

"And when I hear a TOCK, I know a ZLOCK's behind the CLOCK"
 
"But the BOFA on the SOFA acts as if he doesn't care"

"But the ZILLOW on my PILLOW always helps me fall asleep"

Sudah tahu, kan, yang mana karakter favorit Bunda? Hati-hati membedakan, mana kata benda dan mana karakter favorit Bunda di buku ini... ;)

Eniwei baidewei baswei...
Bunda membacakannya dan direkam di Soundcloud. Ada backsound adek ngakak-ngakak pas ngedengerinnya. Bunda sebenernya bingung. Adek kenapa ketawa? Pilihannya:
#1 Cara Bunda bacain emang lucu
#2 Adek sudah paham apa yang Bunda katakan (sounds impossible, mengingat Adek baru berumur 2 tahun)
#3 Karena rhyming lalu terdengar lucu?
#4 Entahlah....

Mau membuktikan Adek ketawa? Silakan cek di link ini....

All in all, Bunda sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sekali buku ini! Ukurannya kecil, warnanya kuning ngejreng, terus, kata dalam berima-nya..... TOP banget! Wajar, kan, kalo Bunda kasih 5 bintang buat buku ini? ;)
Terusin baca - [Posting Bareng BBI Bulan Juli 2013] There's a Wocket in My Pocket - Dr. Seuss