Tampilkan postingan dengan label Read a Long Roald Dahl. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Read a Long Roald Dahl. Tampilkan semua postingan

20 Okt 2013

Recap Post Read A Long Roald Dahl



Halo, Kakak Ilman dan Adik Zidan...
Dudududu...
Bunda baru bisa bikin posting Recap Post RAL Roald Dahl, nih. Padahal, beberapa menit lagi, ditutup linky-nya...

Oke, nggak panjang-panjang lagi, ini beberapa postingan yang sempat Bunda buat dalam rangka ikutan Read A Long Roald Dahl...


Nah, sebetulnya, Bunda baca juga Charlie and The Elevator Glass, James and the Giant Peach, dan Danny the Champion of the World. Namun, berhubung Bunda belum sempat bikin reviewnya dan waktunya udah mepet banget. jadi yah, kepaksa yang Bunda masukin yang emang udah ada postingannya aja. Hiks. Bunda sibuk banget belakangan ini ternyata... :(

Mungkin nanti Bunda masukkan ke event FYE aja, deh... 

Oke. Terima kasih, tante Hobby Buku, yang sudah membuat acara ini... Semoga tahun depan bikin lagi. Heuheu...
Terusin baca - Recap Post Read A Long Roald Dahl

18 Okt 2013

[RAL-Roald Dahl Meme-CREATE] Utak-atik Cerita Matilda


Halo, Kakak Ilman dan Adik Zidan...
Ini Bunda beneran posting ngebut. Mumpung hari ini agak "lowong". Entah agak siangan ntar, kayaknya bakalan lebih hectic.

Bunda mau iseng nyoba ikut meme CREATE dari event Read A Long Roald Dahl yang diadakan oleh tante Hobby Buku.

Syarat ikut meme CREATE itu: kalo Bunda diajak berkolaborasi menulis ulang karya Roald Dahl, cerita apa yang bakalan dipilih? Terus, kira-kira Bunda mau nulis kayak apa ceritanya? Gimana kisahnya versi Bunda?

Bunda kepikir pengen buat ulang cerita Matilda.

source


Bukan nulis ulang dan mengubah sama sekali, sih. Cuma pengen mengubah "nasib" Miss Trunchbull aja. Jadi, di cerita sebelumnya, kan, Miss Trunchbull tiba-tiba menghilang. Nah, kalo versi Bunda, kepikirannya begini...

Miss Trunchbull menghilang. Matilda tinggal bersama Miss Honey. Ternyata, kesaktian Matilda makin bertambah karena dia sering melatihnya. Bukan hilang begitu saja karena keadaan Matilda sudah berubah menjadi bahagia. Nah, kesaktian yang makin tinggi ini membuatnya berhasil menemukan Miss Trunchbull yang sudah bersembunyi di negara antah berantah. Bahkan, Matilda berhasil membuat Miss Trunchbull datang ke rumah Miss Honey dan berlutut meminta maaf pada Miss Honey.

Bahkan, Miss Trunchbull diperbolehkan untuk tinggal di rumah Miss Honey bersama Matilda. Tapi Miss Trunchbull nggak mau. Dia minta diperbolehkan untuk "menebus" kesalahannya dengan tinggal di rumah bekas tempat tinggal Miss Honey. Ternyata, Miss Trunchbull bertemu seorang pria pemalas dan menikah dengannya, tinggal di sana. Suami Miss Truncbull ini (eh, namanya jadi siapa, ya? Kan sudah menikah?) ingin kembali menguasai kekayaan warisan ayah Miss Honey. Dia berpura-pura menjadi tukang kebun Miss Honey dan sedikit demi sedikit mulai mencuri barang-barang berharga atau kadang uang di rumah Miss Honey.

Kesaktian Matilda, selain bisa membuat Miss Trunchbull datang bertekuk lutut dan meminta maaf pada Miss Honey, juga bisa membuat apa pun yang dicuri oleh suami Miss Trunchbull kembali pada tempatnya, tepat ketika suami Miss Trunchbull hendak menjual atau menggunakannya.

Jadi, suami Miss Trunchbull ini selalu didera perasaan malu setiap kali dia berbelanja dan uangnya hilang. Atau ketika hendak menjual barang berharga, sudah tawar menawar dengan penjualnya dan mendapat kesepakatan harga yang cocok, barangnya mendadak kembali ada di tempat semula.

Miss Trunchbull bekerja di ladang. Terkadang, dia mendapatkan pembalasan dari anak-anak yang dulu takut padanya. Tapi tidak sedikit anak-anak yang pernah disakitinya memaafkannya, bahkan memberinya makanan. Ketika Miss Trunchbull tahu bahwa suaminya sering mencuri dari rumah Miss Honey, dia marah besar dan mengajak suaminya adu panco. Kalo Miss Trunchbull menang, suaminya tidak boleh mencuri lagi. Kalo suaminya menang, maka Miss Trunchbull memperbolehkan suaminya melakukan apa saja yang disukainya, termasuk mencuri, walau itu memalukan.

Bisa ditebak sebetulnya, suami Miss Truncbhull kurus kering, pasti kalah dalam adu panco. Tapi ternyata, suami Miss Trunchbull ini nggak bodoh dan otaknya curang banget. Maka, dia telah membuat Miss Trunchbull yang gagah perkakas itu kalah dalam adu panco. Akibatnya, suami Miss Trunchbull semakin membabi buta berusaha mencuri di rumah Miss Honey, setiap kali tidak ada orang di rumah itu.

Hingga suatu ketika, suami Miss Truncbull dipermainkan oleh benda-benda yang hendak dicurinya. Dia mau mencuri piala emas yang selama ini terkunci di dalam lemari. Semula, ketika dia berhasil menemukan kunci lemari itu, piala itu masih ada dan berkilau di dalam lemari. Ketika dia membuka lemari itu dan hendak mengambilnya, piala itu berada di atas kepalanya. Ketika dia mau mengambil dari atas kepalanya, piala itu melayang-layang dan menepuk-nepuk punggungnya dengan lembut. Benda-benda berharga lainpun ikut menghampirinya, yang membuatnya lari terbirit-birit. Suami Miss Truncbull kapok dan meminta maaf kepada istrinya, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Yah. Garing banget, ya, ceritanya. Soalnya, Bunda pengen banget Miss Trunchbull minta maaf. Cuma, kenapa ga dibuat Miss Honey membalaskan dendamnya pada Miss Trunchbull? Sejauh yang Bunda tahu, balas dendam itu nggak ada gunanya. Sekian :D


Terusin baca - [RAL-Roald Dahl Meme-CREATE] Utak-atik Cerita Matilda

[RAL-Roald Dahl Meme-PLAYS] Andai Bunda jadi Charlie Bucket...



Halo, Kakak Ilman dan Adik Zidan...
Dudududu... Bunda kelupaan ada meme ini...
Menurut master post ini, Bunda mau berpartisipasi ikut meme. Pengennya sih, ikut semua. Cuma entah, nih, keburu apa nggak. Dua hari lagi batas ikutan Read A Long-nya :P

Oke, Bunda coba nulis tema PLAYS. Tema PLAYS itu kalo Bunda berandai-andai jadi salah satu karakter dalam karya Roald Dahl, Bunda mau jadi apa? Kenapa pengen jadi karakter itu?

Mungkin ini agak absurd, tapi Bunda kepingin jadi CHARLIE BUCKET. Kalian tentu tahu kenapa. Sebab, Bunda SANGAT SUKA COKLAT! Cuma itu alasannya :D

source

source


Beruntung sekali anak bernama Charlie Bucket ini yang cuma bisa makan coklat di hari ulang tahunnya, yang hanya terjadi setahun sekali itu, tahu-tahu dapat tiket emas di dalam coklat buatan pabrik Willy Wonka! Dan karena kerendahan hatinya itu, dia bahkan menjadi pemilik pabrik Willy Wonka! Dudududu.... Mauuuuuu!

Nah, kalo Bunda jadi Charlie Bucket yang sudah punya pabrik coklat Willy Wonka, Bunda akan kirim permen karet segala rasa ke seluruh penjuru bumi yang membutuhkan bantuan makanan. Kalian tahu, di banyak tempat di berbagai belahan bumi ini, masih banyak anak-anak dan orangtua yang kelaparan. Penyebab kelaparan ya bisa macam-macam. Di antaranya karena tanah tempat mereka sedemikian tandusnya sehingga tidak ada tanaman yang mampu bertahan hidup. Nah, dengan permen karet yang bisa tahan dimakan dan memunculkan berbagai rasa (tentu yang sudah disempurnakan, bukan yang masih error edition seperti yang dimakan oleh Violet Beauregarde) sehingga akan mencegah terjadinya kelaparan juga angka kematian yang tinggi.

Selain itu, Bunda akan membuat bibit kokoa yang bisa tumbuh di tanah setandus apapun. Biji kokoa ini nanti akan dibuat mengandung berbagai protein, vitamin dan mineral, juga ada karbohidrat yang cukup. Jadi, meski hanya makan biji kokoa, badan tetap sehat dan bisa produktif. Sekali makan biji kokoa, bisa terus berenergi sampai waktunya istirahat. Jadi, meski tanah tandus, ada tumbuhan kokoa yang bisa ditanam, tumbuh subur, terus nanti bisa turun hujan di daerah itu. Sehingga, orang-orang ini nggak perlu kekurangan air lagi. Mereka bisa minum dan mandi sesuka hati.

Kalo bisa begini, kan, Bunda bisa membantu semua orang di dunia terhindar dari kelaparan. Dan karena semua orang merasakan enaknya makan dan minum coklat, Bunda percaya tidak akan ada lagi peperangan karena semua orang berbahagia...




Terusin baca - [RAL-Roald Dahl Meme-PLAYS] Andai Bunda jadi Charlie Bucket...

Charlie and the Chocolate Factory by Roald Dahl


Judul: Charlie and the Chocolate Factory
Penulis: Roald Dahl
Alih bahasa: Ade Dina Sigarlaki
Diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan keempat: Juni 2006
ISBN: 979-686-889-X
Jumlah halaman: 200 halaman; 20 cm
Genre: Children Literature, Fantasi, Fiksi Anak
Status: Punya. Beli di Gramedia
 

Ciptaan-ciptaan Mr. Wonka menakjubkan. Pria misterius itu membuat berbagai macam permen enak di pabrik cokelatnya yang luar biasa. Tapi tidak seorang pun pernah melihat bagian dalam pabrik tersebut, atau bahkan bertemu Mr. Wonka! Karena itu orang-orang langsung gempar ketika Mr. Wonka mengadakan sayembara.
Charlie Bucket nyaris tidak bisa memercayai kemujurannya ketika ia menemukan tiket emas sayembara dan memenangkan perjalanan paling mengesankan seumur hidupnya: berkeliling pabrik cokelat yang terkenal itu dan melihat berbagai kreasi terbaru Mr. Wonka.

Halo, Kakak Ilman dan Adik Zidan...
Bunda baru sadar, ternyata, meski Bunda menyukai cerita ini, Bunda belum pernah baca buku ini sama sekali. Yang jelas, Bunda sudah menonton filmnya berkali-kali.

Kebetulan karena ada event Read A Long - Roald Dahl yang diadakan oleh tante Hobby Buku, Bunda jadi "kepaksa" baca.

Seperti halnya filmnya yang membuat liur menetes-netes, cerita di sini sangat fantastis. Betul-betul bikin imajinasi Bunda menggelegak. Terutama membayangkan kunjungan ke pabrik Wonka yang selama ini rahasia.

Bayangkan saja, ada sungai cokelat yang harum baunya. Naik perahu yang terbuat dari permen tapi tidak lengket kecuali dijilati. Ada banyak ruangan yang seluruhnya dibuat untuk membuat cokelat! Dan tidak hanya cokelat, Pak Wonka juga membuat berbagai permen, es krim, dan kudapan-kudapan lainnya yang membuat ngiler!

Khusus untuk cerita ini, Bunda merinding senang bacanya. Karena berkaitan dengan coklat, kakek Roald Dahl jelas-jelas mengeluarkan semua imajinasi yang sangat anak-anak. Bunda memang selalu suka dengan cerita kakek Roald Dahl. Meski kakek Roald Dahl sudah menjadi orang dewasa saat menulis cerita ini, kakek Roald Dahl tidak pernah lupa imajinasi anak-anak seperti apa.

Nggak hanya bercerita mengenai imajinasi yang super fantastis, kakek Roald Dahl juga menyampaikan sikap-sikap anak-anak yang menyebalkan sebagai konflik di dalam ceritanya, sehingga jelaslah, pemenang dari semua sikap adalah sikap tenang, rendah hati, dan sabar.

Kelima anak yang beruntung mendapatkan tiket emas untuk berkunjung ke pabrik cokelat Willy Wonka dan bertemu langsung dengan Mr. Wonka sendiri. Nah, sikap-sikap tak pantas itu muncul di cerita ini lewat beberapa karakter, di antaranya Augustus Gloop, harus kalah di putaran pertama karena ketamakannya. Jelas, kan, sikap tamak tidak akan membawa keuntungan di manapun. Termasuk untuk seorang anak bernama Augustus Gloop.

Kemudian, ada anak yang bernama Violet Beauregarde yang seumur hidupnya mengunyah permen karet. Sikap sombongnya telah membuatnya kalah di setelah Augustus Gloop. Dia tidak mau mendengarkan larangan Mr. Wonka. Sikap sok tahunya telah membuat tubuhnya menggelembung dan berwarna ungu, seperti blueberry.

Lalu, anak yang bernama Veruca Salt bersama orangtuanya harus "terlempar" ke tempat sampah karena baik Veruca Salt maupun kedua orangtuanya sama-sama tidak menghargai orang lain dan menganggap bahwa uang adalah segalanya. Semacam "you can buy the whole wide world with the money". Padahal, sikap sombong, angkuh, dan suka meremehkan orang lain adalah senjata utama kehancuran seseorang.

Mike Teeve juga kesandung masalah karena dia tak mau mendengarkan larangan Mr. Wonka. Dia berubah menjadi kerdil karena sok tahu.

Apakah kalian memperhatikan? Bahwa sikap-sikap seperti itu bukanlah sikap baik. Sikap-sikap macam itu hanya akan membuat kalian sengsara di kemudian hari. 

Ini yang Bunda suka dari semua cerita yang dibuat oleh kakek Roald Dahl. Tanpa menghilangkan unsur imajinasi khas anak-anak, kakek Roald Dahl mampu menunjukkan moral cerita secara gamblang lewat masing-masing karakter. Jadi, dengan masih membayangkan Bunda berada di dalam pabrik Willy Wonka, Bunda mau kasih bintang lima untuk Charlie and the Chocolate Factory. Muah!

 
Postingan ini dibuat selain untuk menuh-menuhin agregator, juga untuk ikut Read A Long Roald Dahl yang dibuat oleh Hobby Buku.
 

Terusin baca - Charlie and the Chocolate Factory by Roald Dahl

7 Okt 2013

[Master Post] Roald Dahl Read a Long

Halo, Kakak Ilman dan Adik Zidan...
Ternyata, tanggal 13 September lalu adalah hari ulang tahun Roald Dahl! Yah, kenapa bisa kelupaan, ya! Dudududu...


Terusin baca - [Master Post] Roald Dahl Read a Long